Hampir Rp. 2 Trilyun untuk Pengamanan Pemilu 2009.

pam-pemiluJakarta,
Pemerintah akan menyiapkan dan menurunkan 1,4 juta personil ntuk mengamankan jalannya pelaksanaan pemilu mendatang.  Untuk pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) personil dibagi dalam tiga kategori. Pembagian kategori TPS tersebut didasarkan pada kondisi geografis dan tingkat kriminalitasnya.
Hal tersebut diungkapkan Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri saat rapat kerja bidang Polhukam dengan Komisi I DPR RI di Jakarta. Jumlah personil keamanan itu terdiri dari 371 ribu personil Polri, 24 ribu dari TNI serta 1, 024 juta dari Linmas.
Konfigurasi personil tergantung dari kualifikasi tingkat kerawanan TPS, yaitu TPS yang masuk kategori aman, rawan 1 dan rawan 2. Untuk TPS kategori aman, setiap 5 TPS diisi oleh 2 personil Polri, 10 personil Linmas. Kategori rawan 1, ditempatkan 2 personil Polri, 4 personil Linmas untuk setiap 2 TPS. Sedangkan TPS yang masuk kategori rawan 2 akan diisi 2 personil Polri, 4 personil Linmas untuk tiap TPS. Sedangkan untuk personil TNI, menurut Kapolri akan diturunkan ke lapangan di titik tertentu dengan kondisi tidak diketahui publik.

Di hadapan Komisi I DPR R.I, Kapolri menyatakan laporan terakhir yang diterima menyebut sekitar 440 ribu TPS yang masuk kategori aman, 61 ribu TPS kategori rawan 1 dan 20 ribu TPS berada dalam kategori rawan 2. “Tetapi angka tersebut pasti akan berubah seiring perbaikan Daftar Pemilih Tetap. Akan ada konfirmasi dan penjelasan dari pihak KPU,” ujarnya.
Dalam melaksanakan tugas tersebut, sudah disediakan anggaran sebesar Rp. 1,8 triliun untuk Polri. Dana tersebut sudah komprehensif untuk semua keperluan personil. “Jadi kami tidak mengijinkan personil di daerah untuk meminta dana lagi dari Pemda setempat. Kalau itu terjadi, silahkan laporkan,” tukas Kapolri pula.

Kapolri juga menjelaskan bahwa sebenarnya kesimpulan besar yang dapat ditarik dari pemetaan tersebut, kondisi keamanan Indonesia dalam mengahadapi pemilu relatif aman, karena mayoritas TPS atau daerah masuk dalam kategori aman. Pola pengamanan yang akan diterapkan meliputi pengamanan terbuka dan tertutup terhadap obyek lokasi kegiatan Pemilu, pendistribusian logistik pemilu serta pengamanan melekat terhadap Capres dan Cawapres sesuai ketentuan perundang-undangan. (net/isp

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s