Cinta Terlarang.

“……Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi hanya untuk bersamanya, kumencintainya, sungguh mencintainya….”

Lagu The Virgin itu membuatku menerawang dan mengingat seorang teman yang dibalik sikapnya yang banyak bicara namun menyimpan suatu misteri.

Arman, temanku yang di usianya kepala 4, namun masih betah hidup melajang. Mulanya aku pikir ia ragu untuk membina sebuah rumah tangga dikarenakan pekerjaannya yang belum mapan sebagai seorang jurnalis freelance, namun kiranya ada sesuatu hal yang ia sembunyikan dari sisi kehidupannya.
Arman sebenarnya sempat membina sebuah rumah tangga dengan perempuan mancanegara dari negeri jiran. Tapi tak bertahan langgeng dikarenakan kepulangannya ke kampung halamannya di pelosok Kalimantan. Isterinya WN Malaysia menolak ikut Arman.

Sekian lama aku bergaul dengan Arman, memperhatikan sikapnya dalam keseharian, akhirnya aku berkesimpulan ada sesuatu misteri dibalik pribadinya.
Dari pengamatanku yang cukup lama, dibantu oleh sejumlah kenalan Arman lainnya, ternyata Arman menjalin sebuah hubungan “cinta terlarang” dengan seseorang yang masih berstatus isteri orang.

Perempuan yang amat berpengaruh dalam keseharian pribadi Arman, tidak lain merupakan sepupu sekali dari pihak ibu Arman.
Sofia, sepupu Arman yang telah 4 kali berumah tangga, kini hidup bersama suaminya yang ke-4.
Kisah cinta masa lalu antara Arman dan Sofia di kala mereka masih remaja, ternyata tak pernah pupus. Tidak bersatunya mereka sebagai suami isteri yang sah, disebabkan hubungan kerabat yang amat dekat itu. Kiranya perasaan cinta yang dianggap suatu aib ini bagi keluarga mereka, terus berlangsung secara diam-diam, tak dapat pupus oleh waktu dan tempat.

Sekembalinya Arman dari perantauan membuka kembali hubungan cintanya dengan Sofia yang telah memiliki anak perawan.
Meski Sofia berstatus isteri orang, hubungannya dengan Arman terjadi secara diam-diam di saat-saat suami Sofia sedang pergi kerja di sebuah perusahaan tambang batubara.
Status Arman dan Sofia yang diketahui banyak orang memiliki hubungan sepupu, memudahkan keduanya melakukan hubungan cinta terlarang mereka.

Sering kali Sofia memperlihatkan kecemburuannya manakala mendengar Arman menjalin keakraban dengan wanita lain. Bahkan Sofia tak jarang malah mencari tahu tempat tinggal wanita yang menjalin keakraban dengan Arman itu.
Sementara Burhan, suami Sofia, pria pendiam ini lebih berkutat dengan pekerjaan dan tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga. Tampaknya ia tidak punya cukup waktu memperhatikan keakraban isterinya dengan Arman yang ia panggil dengan sebutan abang itu.
Tak ada tanda-tanda di wajah Burhan yang membersitkan dirinya menaruh kecurigaan terhadap perilaku isterinya sehari-hari.

Sofia, wanita berperawakan tinggi semampai dengan kulit bersih dan raut wajah cukup cantik. Di usianya yang mendekati 40 tahun, Sofia tampak masih seperti wanita berusia 20 tahunan.
Ah, aku sudah melantur kemana-mana terbawa alunan lagu yang sedang hit itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s