Polisi, Maling ?

Setelah kurasa cukup lama menunggu untuk dipanggil masuk, aku memutuskan meninggalkan ruang tunggu Polres di daerahku.

Aku pamit ke seorang anggota SPK yang sedang piket. “Nggak nunggu aja, bang ?” Tanya anggota itu. “Nggak ah, sudah lebih 2 jam nunggu belum juga dipanggil menghadap Kapolres,” jawabku tanpa ekspresi.

Ceritanya hari itu, tepatnya pagi, aku ditemui seorang ibu yang berbisnis kayu gelondongan. Ia cerita beberapa yang lalu 2 unit truknya yang mengangkut kayu bulat diamankan polisi karena diduga mengangkut kayu ilegal tanpa dokumen.
Singkatnya 2 truk berikut ke-2 supirnya pun diamankan oleh polisi ; supir ditahan, truk diamankan di halaman Mapolres.

Beberapa hari kemudian si Ibu itu mengecek 2 truknya yang diamankan tersebut. Olala, tape mobil, ban serep, peralatan kunci-kunci (key tool), bahkan solar yangg berada didalam tangki mobil, semua raib.
Si Ibu itu tentu saja heran setengah hidup (setengah mati). Dia pikir bisa-bisanya truk yang berada di halaman Mapolres, dijaga 24 jam oleh polisi, masih bisa kemalingan. Pikiran si Ibu tentu malingnya sangat amat berani memasuki sarang buaya. Padahal ke-2 kunci kontak truk pun dipegang polisi.

Profesiku selaku wartawan membuat Ibu yang sial itu menemuiku. Ia mengungkapkan semua yang menimpa usahanya, berikut yang menimpa isi ke_2 truknya yang diamankan polisi itu. Aku pun berjanji akan mengkonfirmasi Kapolres terkait hilangnya barang-barang yang berada dalam truk itu.

Sekitar seperempat jam sepulangku dari Mapolres, Kapolres menelponku. “Kenapa pulang, masa nggak mau nunggu sih ?” Suara Kapolres. “Saya nunggunya kelamaan, lagian saya juga masih ada yang mau dikerjakan,” kilahku. “Oke, balik kesini lagi deh, saya tunggu di kantor,” pinta Kapolres.

Aku pun balik lagi ke Mapolres. Setelah berhadapan dengan Kapolres yang berpangkat AKBP itu, “ayo, apa yang mau dikonfirmasi ?” Tanyanya membuka percakapan. “Begini pak, kira-kira menurut bapak, maling model bagaimana yang berani sekali mencuri di Mapolres ?” Tanyaku. “Maksud kamu apa ?” Balik Kapolres tanya.

Kebetulan dari jendela ruang kerja Kapolres kelihatan 2 truk milik si Ibu yang diamankan tersebut. Sambil menunjuk ke arah 2 truk itu mengulangi pertanyaanku, “menurut bapak, kira-kira maling model bagaimana yang berani sekali mencuri di Mapolres ? Peralatan 2 truk itu kan menurut yang empunya pada hilang,” kataku.
Aku kaget ketika Kapolres bangkit dari duduknya sambil menggebrak meja, “kamu menuduh polisi maling, ya ?” Bentaknya. “Saya tak menuduh, saya kan tanya malingnya yang model gimana. Masa di kandang polisi ada saja masih berani mencuri,” belaku. “Kamu ini sengaja rupanya mau cari-cari kesalahan polisi, apa kamu pikir wartawan itu bersih ?” Semburnya. “Saya tak bicara wartawan bersih atau tidak, yang saya tanyakan adalah tentang maling di Mapolres ini. Bila bapak tak bersedia menjawab, tidak apa-apa, yang jelas saya sudah menlaksanakan tugas saya sesuai aturan, permisi,” kataku seraya bangkit dan keluar dari ruang kerja Kapolres.

Ajudan Kapolres berlari kecil di belakangku, mengejar sembari minta agar aku berbalik menemui Kapolres, tapi aku tak bersedia. “Sampaikan kepada Kapolres, saya akan tulis masalah ini edisi depan koran saya pada halaman depan,” ujarku sengit.
Dan masalah itu memang benar-benar kutulis dan terbit di koran. Setelah itu hubunganku dengan Kapolres bisa dikatakan kurang baik. Aku pun menjaga dan membatasi diri sesuai dengan profesiku. Bila memang ada yang perlu dikonfirmasi, maka baru aku ke Polres. Itupun sejak peristiwa itu Kapolres tak mau ketemu aku, konfirmasi diarahkan ke Satuan yang berkaitan.
Menjelang Kapolres dimutasi keluar dari Polda Kalsel, baru hubungan kami kembali normal. Kini Kapolres yang namanya selalu aku ingat itu bertugas di jajaran Polda Jatim, setelah sebelumnya sempat menjabat orang nomor 1 di salah satu Polres di ibukota. Selamat bertugas Calon Jenderal !

One comment on “Polisi, Maling ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s