Kotabaru Gunungnya Bamiga (bukan Bamega)


….Kotabaru gunungnya bamiga, bamiga umbak manampur di sala karang, umbak manampur di sala karang….

Itu adalah penggalan syair dari lagu berjudul “Paris Barantai” yang menggambarkan suasana Kotabaru, sebuah tempat di tenggara Pulau Kalimantan.
Lagu tersebut sangat terkenal di seantero negeri ini, sering dinyanyikan, entah penyanyinya suka atau sekedar ingin menyanyikan lagu daerah saja. Namun tak sedikit (bila tak ingin dikatakan sangat banyak) orang yang tak tahu dimana letak Kotabaru dalam syair lagu tersebut.

Kotabaru merupakan sebuah kabupaten dari Propinsi Kalsel, berada di sebuah pulau yang terpisah sekitar 2 mil laut dari daratan Pulau Kalimantan, tepatnya di Pulau Laut.
Dalam wilayah Kabupaten Kotabaru terdapat lebih dari 100 pulau yang tersebar di Selat Makasar dan Laut Jawa. Namun dari sekian banyak pulau itu baru sekitar 30 pulau yang memiliki nama. Selain terdiri dari banyak pulau, wilayah Kabupaten Kotabaru juga berada di daratan Kalimantan.

Sayangnya potensi wisata di wilayah Kabupaten Kotabaru belum tergarap maksimal, terutama potensi wisata bahari. Beberapa pulau dengan pemandangan cukup indah berpasir putih, dapat dijadikan semacam resort. Kemudia terdapat tempat penangkaran penyu di Pulau Samar Gelap, penangkaran kerang mutiara, budidaya rumput laut, serta terumbu karang yang masih alami di perairan Teluk Tamiyang. Ditambah beberapa pantai dengan bebatuan alam, gua sarang burung, dan ratusan gunung kapur.
Padahal akses untuk menuju ke wilayah Kotabaru saat ini sudah sangat memungkinkan. Dari kota Banjarmasin ke Batulicin (ibukota Kabupaten Tanah Bumbu) sepanjang sekitar 260 kilometer beraspal hotmix mulus, dapat ditempuh dalam waktu sekitar 4 jam (non stop). Kemudian dari Batulicin menyeberang naik kapal fery sekitar 1 jam. Maka sampailah di daratan Pulau Laut (dimana terletak ibukota kabupaten) yang sebesar Pulau Madura. Untuk menuju ke lokasi wisata, akses jalan di Pulau Laut ini sudah memungkinkan karena badan jalan beraspal, dan sebagian sudah pengerasan, dapat ditempuh baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bagi anda yang gemar traveling dan diving tak ada salahnya coba menjajal tempat wisata di wilayah Kabupaten Kotabaru. Soal komunikasi, jangan kuatir, di berbagai tempat di wilayah ini sudah dikepung oleh semua operator seluler. Dan soal bahasa untuk berkomunikasi dengan warga, hampir semuanya mengerti bahasa Indonesia, karena bahasa pergaulan sehari-hari yang dipakai warga sebagian besar bahasa Banjar yang kosa katanya mirip bahasa Indonesia (bahasa Melayu). Selamat mencoba !

(Maaf judul tulisan sengaja saya bikin agak melenceng, untuk sekedar etalase)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s