Maklumat Raja Iblis.

Alkisah pada suatu hari yang saya sendiri lupa apa nama hari, tanggal, bulan, dan tahunnya, apalagi jam dan tempatnya. Karena kisah ini muncul begitu saja dari alam maya.

Raja Iblis yang bernama Luciferando (biar mirip-mirip Ronaldo), memanggil seluruh jajaran dan prajuritnya. Sang Raja akan menyampaikan beberapa hal penting, sekaligus briefing terhadap beberapa anak buahnya yang selama ini tugasnya dinilai belum maksimal selama program 100 hari (nggak ada hubungannya dengan program negara lain).

Dari atas singgasananya yang terbuat dari tumpukan manusia-manusia mantan budaknya, Luciferando mulai memberikan pengarahan, “Mulai saat ini kita semua mesti intensif dalam tugas-tugas memperdayakan dan memperbudak manusia sehingga mereka tetap terus mengikuti peradaban bangsa Iblis. Kita mesti mengevaluasi dan menginovasi berbagai taktik dan strategi pemerdayaan terhadap manusia, yang mana nantinya akan dijadikan sebagai Standard Operation Procedure (SOP) kita yang baku. Semuanya nanti akan disusun dalam sebuah kode etik tugas melalui pengesahan oleh Dewan Perwakilan Iblis, serta diatur dengan Undang-Undang, Keputusan Raja Iblis, dan Keputusan Menteri Iblis Bidang Pemerdayaan Manusia,” demikian arahan Luciferando.

Para khalayak Iblis yang hadir pun amat antusias mendengarkan pengarahan Raja mereka yang sudah tenar dan terkenal di seantero alam nyata dan maya tersebut.
Pada kesempatan itu dihasilkan sebuah keputusan rancangan strategi pemerdayaan, dimana untuk memperdaya kaum ulama dan tokoh agama ; diterapkan strategi membangkitkan rasa sombong, riya, dan perasaan lebih dari orang lain.
Sedangkan terhadap manusia-manusia biasa dari kalangan awam, tetap berlaku strategi pembisikan mengajak melakukan maksiat, kejahatan, dan segala perbuatan buruk.

“Perlu saudara-saudara ketahui semua, bangsa kita terusir dan terkutuk, bukan karena kita tidak beriman dan tidak taat kepada Tuhan, tapi karena kita sombong, merasa lebih daripada seluruh makhluk ciptaan. Nah, oleh karena itu, maka sikap dan sifat kesombongan kita ini wajib kita transfer dan tanamkan kepada seluruh umat manusia, agar mereka nanti bersama-sama dengan kita di negeri neraka,” petuah Raja Iblis yang amat membenci nenek moyang manusia itu.

Selanjutnya setelah pengarahan dan briefing dari Raja Iblis berakhir, seluruh khalayak pun langsung bubar dan menjalankan aktivitas pemerdayaan terhadap manusia.
Seorang Pejabat Iblis setingkat Eselon I mulai menggoda dan membisiki seorang tokoh agama yang amat terkenal yang tiap ceramahnya sangat digandrungi umat. “Pak Kiai, sangat perlu anda ketahui, anda merupakan kiai yang sangat luas dan tinggi ilmu agamanya dibandingkan para kiai yang ada di seluruh kota ini,” bisik si Pejabat Iblis yang tampangnya dimirip-miripkan dengan George Walker Bush.

Adapun seorang prajurit Iblis yang pangkatnya setingkat AKBP (Ajun Komisaris Bukan Polisi), kedapatan sedang menggoda seorang Pejabat di lingkungan keuangan dan anggaran. “Tahun ini amat banyak anggaran dan proyek yang perlu anda perhitungkan dapat menambah simpanan anda di bank luar negeri. Praktik mark up anggaran seperti tahun lalu masih memungkinkan anda untuk tetap eksis,” goda prajurit tersebut.

Sementara itu seorang Iblis yang pangkat golongannya setara Penata Utama, sibuk merayu dan menggoda seorang Kepala Daerah. “Kebijakan anda tahun ini terhadap penggalian dana hibah dari para pengusaha diluar kewajiban mereka, cukup membuahkan hasil, namun belum maksimal. Pertimbangkan untuk menaikkan jumlah pungutan agar pemasukan anda berimbang dengan pengeluaran. Anda saya sarankan agar kembali membangun rumah baru dengan penambahan istri lagi,” bisik si Iblis menggebu-gebu.

Adapun seorang Iblis yang terkenal di lingkungannya sebagai seiblis (jika pakai kata ’seorang’, ini buat manusia, hehe) yang pesolek dan dandy, ia sedang merayu seorang Aktor ganteng yang sedang tenar dan kebanjiran job. “Anda belum digolongkan gaul jika anda belum pernah mencoba penemuan baru berupa minuman anggur yang amat eksklusif dari mancanegara. Oh ya, ada pula psikotropika terbaru yang dapat menjaga dan meningkatkan stamina anda agar tidak drop dalam menjalankan aktivitas,” goda si Iblis yang penampilannya agak mirip Marlon Brando.

Di sudut terminal kota, seiblis lain yang penampilannya sangat buruk, sedang asyik merayu seorang makelar tiket. “Pendapatan anda hari ini dari hasil menipu penumpang cukup lumayan. Anda perlu refreshing ke tempat pelacuran yang tak jauh dari sini, dan sambil minum Miras cap 3 anjing, stamina anda pasti kembali bugar,” gelitik si Iblis.

Dan di tempat lainnya, tepatnya di sebuah warnet, seiblis sudah berjam-jam ikut melihat tampilan foto-foto porno yang ditayangkan melalui web internet. Si Iblis yang rupanya ngerti ilmu IT ini tidak sendiri, ia bersama seorang siswa SMU yang bolos sekolah, lebih suka menghabiskan waktunya di depan monitor komputer ketimbang belajar di sekolah. “Ayo cari lagi halaman web lainnya yang gambarnya bergerak supaya lebih hot,” bujuk rayu si Iblis mulai naik juga tensinya.

Nah, ini kisah entah mengena siapa, atau ada yang merasa terkena, bukan urusan saya. Kisah ini jika dianggap memang benar, setengah benar atau separo salah, atau tidak benar, minimal dapat dijadikan dongeng untuk pengantar tidur anak anda yang mulai beranjak remaja, atau buat pengantar sebelum suami istri naik ke peraduan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s