Graha kawula pun disoal.

 

 

 

Dasar sifat manusia hidup di marcapada ini, suka mengorek-orek kemaluan sesamanya (maksudnya yang bisa bikin orang malu). Tak peduli meski kejadiannya sudah lama dan dikubur bertahun-tahun, tetap juga diungkit-ungkit supaya orang lain jadi teringat kembali.

 

Nah, hal ikhwal seperti ini muncul kembali ke permukaan laksana orang menyelam menyembul ke permukaan air. Adalah Graha Wali Kawula yang dibangun untuk kepentingan seluruh kawula di Rempah Bumi (terutama yang merasa sebagai kawula). Graha nan megah bercorak bangunan seperti di negeri onta itu wartanya mencuat ke permukaan. Selembar lontar pewarta membeberkan perihal adanya ketidak becusan dibalik pembangunan Graha Wali Kawula. Sudah puluhan kali umur jagung sejak didirikan dan dibangunnya Graha itu, baru mulai ada yang mengutak atiknya. Tersebutlah Graha nan cukup luas itu menghabiskan 15 karung goni emas lebih, dikerjakan selama bertahun-tahun dengan tahapan berkali-kali kiriman karung goni emas.

 

Yang jadi persoalan adalah pekerjaan membangun Graha itu tidak melalui lelang resmi seperti aturan yang dibuat oleh Kerajaan Bambu Runcing. Namun hal ikhwal pengerjaan ini menurut Punggawa Pekerjaan Kawula Kadipaten (PKK), tak masalah meski wartanya sudah mendapat tanggapan bermacam-macam dari para kawula pembaca. Menurut Punggawa PKK, pengerjaan Graha itu memakai cara anggaran tahun berganda. Hal itu dilakukan mengingat Kadipaten Rempah Bumi yang baru berdiri, serta terkait pendanaan yang belum mencukupi. Tapi karena keinginan Pemerintah Kadipaten yang kuat untuk terus membangun, hal itu mesti dilakukan. “Yang penting hasil pemeriksaan oleh Kepunggawaan Keuangan Kerajaan (KKK) tidak menemukan adanya penggelembungan pembiayaan,” ujar Punggawa PKK.

(JIKA TERDAPAT KEMIRIPAN DAN  KESAMAAN SETTING TEMPAT, NAMA, DAN KARAKTER DALAM CERITA DI ATAS, JANGAN TERSINGGUNG, APALAGI DENDAM)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s