Butuh Pacul.

Jika orang dari suku Banjar (Dayak Muslim) yang mendiami pulau Kalimantan membaca judul tersebut diatas, mereka dipastikan tertawa. Apa hal ? Karena 2 kata yang jadi judul tulisan ini mengandung arti ; BUTUH (sebutan untuk alat kelamin pria, penis), sedangkan PACUL artinya lepas atau copot.

Bila warga dari etnis lain pasti mengartikan judul diatas dengan pengertian seseorang sedang memerlukan cangkul, untuk berkebun ataupun bertani.
Anda yang suatu kali nanti bila berkunjung ke Kalimantan, apalagi ke Kalimantan Selatan, jika anda sering mengucapkan kata “butuh”, maka akan membuat orang disana memalingkan atau menengok ke arah anda.

BUTUH, sering kali diplesetkan menjadi akronim dari Bujur (benar-benar) Urat Tapi Urat Hidup. Ini karena pada dasarnya memang kelamin pria itu terdiri dari banyak urat dalam ukuran besar, hahaha.
Makanya sering pula secara bergurau ada yang bilang, “Lelaki memikirkan keBUTUHan wanita, sedangkan wanita memikirkan “butuh” lelaki.”

Tulisan ini jangan anda anggap bagian dari unsur pornografi, ini cuma masalah bahasa yang setiap hari kita ucapkan, dan berbeda antar etnis. Kalau toh ada yang menganggap porno, silakan berasumsi dan berkonotasi, tapi saya sarankan pikiran anda tidak porno, hehehe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s