Mengadili Koruptor Dengan Teriakan Maling


Terlalu sering kita membaca pemberitaan terkiat tindak pidana korupsi dan pelakunya di berbagai media massa. Perilaku koruptif dan tindakan korupsi tampaknya nyaris merata di seluruh negeri ini. Tak berlebihan jika sampai ke pelosok desa atau kampung terpencil sekalipun.

Meski telah sekian banyak para pelaku korupsi dihukum, adil atau tidak menurut pendapat publik, namun tak menjadikan para koruptor jera. Selalu lahir koruptor baru setelah yang lama mendekam dibalik terali penjara. Para koruptor yang tertangkap sepertinya tak punya rasa malu meski disorot dan dijepret oleh puluhan kamera, disiarkan oleh media massa ke seantero negeri.

Tak jarang hukuman yang ditimpakan kepada para koruptor sangat jauh dari rasa keadilan masyarakat. Perlakuan yang istimewa pun mereka dapatkan ketika ditetapkan sebagai tersangka, hingga ke ruang tahanan. Seolah hukum di negeri ini memang dibuat berbeda terhadap para koruptor daripada para sekedar maling ayam, maling jemuran, maling coklat, maling biji sawit, dan para maling kecil sejenis yang mencuri karena desakan perut yang merintih untuk sekedar makan.

Hukum berpihak ?

Boleh jadi iya.

Pasti tak akan ada perlakuan dan pelayanan hukum istimewa terhadap para rakyat kecil dan miskin. Hukum di negeri ini ada yang mengibaratkan seperti seseorang membelah bambu; bagian bawah diinjak, sedangkan bagian atas diangkat. Atau ibarat pisau dapur pengupas bawang; tajam ke bawah, tumpul ke atas.

Nah, bila rakyat sudah tak mempercayai hukum itu tak mampu berlaku adil terhadap para koruptor, rakyat perlu meminta data-data berikut foto-foto para tersangka korupsi. Bila para koruptor itu bebas berkeliaran di tempat umum, teriaki saja “maling” agar digebuki oleh massa di sekitarnya. Ini cara jitu untuk menghakimi para koruptor yang cukup adil. Sudah terbukti teriakan kata “maling” sanggup menggerakkan massa untuk mengeroyok seorang Kapolsek yang bertugas di wilayah Sumatera Utara.

Selamat berburu koruptor !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s