Tiap Orang Dapat Menjadi Pelaku Jurnalistik


Saya yakin tulisan seperti ini sudah banyak yang mendahuluinya, namun saya kira ini tetap penting untuk terus disimak.

Sengaja saya memakai istilah Pelaku Jurnalistik ketimbang kata “wartawan” agar cakupannya lebih luas. Karena sebutan Pelaku Jurnalistik menyangkut kegiatan yang tidak saja identik dengan 1 jenis media, namun seluruh jenis dengan berbagai saluran dan wahana. Dan disini saya mengulas saluran atau wahana media yang sedang trend, dan mulai menggeser wahana konvensional, yakni wahana media maya, atau lebih dikenal dengan sebutan cybermedia, dunia maya, online, internet.

Keberadaan media di dunia maya lambat laun pasti akan menggeser keberadaan media konvensional terutama media cetak ; Koran, tabloid, dan majalah. Sifat media di dunia maya yang dengan berbagai sarana pendukungnya, mudah diakses di berbagai tempat, dan penyampaian berita dan informasi yang cepat, menjadikannya memiliki keunggulan dibandingkan media konvensional.

Bukan hal yang mustahil bila beberapa tahun ke depan media konvensional nasibnya menjadi semakin terpuruk, dan akhirnya mati secara perlahan.

Dan keberadaan wahana dunia maya ini memberikan peluang kepada setiap orang yang memiliki dan menguasai pengetahuan di bidang komunikasi dan informatika untuk menjadi Pelaku atau Pegiat jurnalistik tanpa harus terikat berbagai syarat dan aturan yang ditetapkan oleh perusahaan pengelola media. Setiap orang dapat saja menjadi Pelaku jurnalistik secara perorangan, mencari, mengumpul, dan kemudian menyebarkan informasi kepada pihak lain layaknya seorang Pewarta atau Wartawan. Bagaimana caranya ? Jawabnya tentu saja terlebih dahulu harus mengetahui dan menguasai seluk beluk wahana yang dapat dipergunakan untuk keperluan tersebut.

Ada banyak fasilitas di dunia maya yang memungkinkan setiap orang untuk memiliki wahana sehingga dapat menyebarkan berita dan informasi. Wahana itu sering kali disebut sebagai blog maupun mini blogging.
Kedua wahana tersebut banyak yang disediakan secara gratis untuk dipergunakan setiap orang. Mini blogging misalnya, wahana ini meski sifatnya terbatas, digunakan oleh banyak orang secara bersama-sama, namun dapat dipergunakan untuk melakukan interaksi sosial dan berbagi informasi kepada pihak lain dalam sebuah komunitas maya. Contoh mini blogging antara lain Facebook, Twitter, Frindster, Myspace, Netlog, Koprol, Mig33, ataupun Salingsapa.com.

Kemudian terdapat wahana yang bisa dimiliki dan dipergunakan secara pribadi yang kontrolnya pun dapat dilakukan sendiri, yakni halaman blog. Terdapat banyak penyedia layanan gratis untuk halaman blog yang dapat dimiliki oleh siapapun yang telah mengetahui dan menguasai tetek bengek komunikasi dan informatika. Penyedia layanan halaman blog gratis antara lain yang sudah terkenal adalah Blogger atau Blogspot, WordPress, Multiply, Blogsome, CO.CC, Dot TK, dan Blogs.ie.

Nah, bila anda berminat dalam bidang jurnalistik namun terkendala oleh berbagai syarat dan aturan yang mengikat untuk menjadi Pewarta atau Wartawan, anda dapat memulainya dengan jalan membuat sendiri halaman blog, menjadi Blogger. Anda dapat dengan bebas mengekspresikan dan menuangkan berbagai hasil dari kegiatan jurnalistik anda di halaman blog milik sendiri, dan menyebarkannya ke pihak lain melalui dunia maya.
Selamat mencoba !

Iklan
By borneOrigin Posted in OPINI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s