Lambannya Kucuran Konpensasi PT TIA ke Pemilik Lahan


Hingga kini para pemilik lahan yang digarap PT. Tunas Inti Abadi (TIA) di Desa Sebamban Baru Kecamatan Sei Loban Kabupaten Tanah Bumbu untuk pertambangan, belum juga menerima hak mereka.

Padahal tuntutan konpensasi atas digarapnya lahan mereka oleh perusahaan pertambangan batubara itu, sebesar Rp. 6 milyar sudah dikucurkan oleh pihak perusahaan ke rekening pribadi milik Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming. Entah kendala apa lagi sehingga uang hak warga itu masih betah mengendap di rekeing Bupati.

Beberapa waktu yang lalu padahal pihak Tim 9 yang terdiri beberapa unsur instansi terkait sudah turun ke lokasi mendata dan untuk memverifikasi surat kepemilikan tanah milik warga tersebut. Namun pekerjaan Tim itu belum terdengar hasilnya. Sementara warga pemilik lahan terus menunggu dalam ketidak pastian.

Perihal sudah dikucurkannya dana para pemilik lahan itu diungkapkan oleh 2 anggota DPRD Tanah Bumbu. Menurut mereka dana sebesar Rp. 6 milyar tersebut dimasukkan ke rekening milik Bupati Tanah Bumbu. Ini dimaksudkan agar untuk pencairan dan pengambilan yang kemudian dibagikan kepada yang berhak menerimanya akan lebih mudah daripada dimasukkan ke rekening milik Pemkab.

Tapi hingga sudah berjalan cukup lama, dana itu masih belum terdengar kabarnya kapan akan dibagikan kepada warga. Beberapa warga pemilik lahan justru tak tahu harus menanyakannya kemana. Karena selama ini belum ada kabar ataupun pemebritahuan dari pihak yang terkait masalah penyelesaian konpensasi itu.

Para pemilik lahan terkait tuntutan konpensasi ini sudah sejak lama berjuang menuntut hak mereka. “Kami rasanya sudah capek mengurusi dan memperjuangkan hak kami itu, namun belum juga mengetahui apalagi menikmati hasilnya,” ungkap seorang perwakilan pemilik lahan. Padahal langkah-langkah negosiasi terhadap pihak perusahaan berjalan cukup a lot dan menghabiskan waktu cukup lama.

Menurut beberapa informasi, alotnya tuntutan konpensasi warga atas lahan milik mereka itu disebabkan pemilik PT. TIA merupakan orang-orang yang memiliki posisi dan jabatan tinggi di pusat. Kemudian juga terbentur pada keabsahan legalitas kepemilikan lahan yang mana terdapat beberapa pihak yang mengklaim lahan yang digarap oleh PT. TIA tersebut.

Dengan sudah dilakukannya peninjauan ke lokasi guna verifikasi keabsahan legalitas kepemilikan lahan, serta sudah pula dikucurkan dana kompensasinya, sebenarnya tak ada lagi alasan krusial untuk menunda-nunda menyerahkannya kepada para pemilik lahan yang berhak menerimanya.

Iklan
By borneOrigin Posted in OPINI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s