ISU FITNAH GEREJA TERBESAR DI ASIA DI TANAH BUMBU KALSEL.


Isu Tanah Bumbu santer memiliki gereja terbesar di Kalsel, bahkan se Asia, ternyata tidak benar.
Hal ini terungkap dari salah seorang aktivis gereja yang mengatakan gereja Katholik Vincentius A Paulo di Batulicin itu kurang besar. Karena menurutnya gereja tidak dapat menampung jemaat jika perayaan keagamaan. “Contohnya ketika perayaan Paskah lalu saja gereja nggak muat,” ungkapnya.
Keberadaan gereja di Batulicin akhir-akhir ini menjadi topik pembicaraan di kalangan masyarakat Kalsel terkait pencalonan Bupati Tanah Bumbu sebagai Cagub Kalsel.
Isu yang menyudutkan figur Bupati Tanah Bumbu pun merebak hingga ke dunia maya. Dan ini cukup mengundang kontroversi di kalangan umat Islam di wilayah Kalsel, sementara umat Islam di Tanah Bumbu tetap tenang.
Bila dibandingkan dengan besar dan megahnya mesjid raya yang dibangun Pemkab Tanah Bumbu di kawasan Gunung Tinggi, gereja Katholik di Batulicin kalah jauh. Dari segi dana, mesjid raya yang pekerjaan pembangunannya dilaksanakan oleh PT. Total Bangun Persada itu menelan dana sebesar sekitar Rp. 60 milyar dari APBD. Sedangkan gereja Katholik Vincentius A Paulo dibangun dengan kumpulan dana umat sebesar lebih dari Rp. 2 milyar.
Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar menyatakan ijin pembangunan gereja Katholik Vincentius A Paulo di Batulicin itu sah. Telah ada ijinnya sejak era pemerintahan Orba, kemudian diperbarui oleh Pemkab Tanah Bumbu berdasar persetujuan Forum Kerukunan Umat beragama. “Ijinnya sudah ada sejak pemerintahan Bupati Kotabaru ketika dijabat oleh Tata M Anwar,” ujar Zairullah Azhar. Hal tersebut menepis isu adanya aliran dana dari Vatikan sebagai konpensasi atas ijin pembangunan gereja, dimana dana konpensasi itu digunakan Zairullah Azhar untuk keperluan dirinya maju sebagai Cagub Kalsel.
Tentu saja isu itupun ditepis keras oleh Zairullah Azhar yang akan menggelar konperensi pers di Banjarmasin guna mengklarifikasi isu tersebut. “Kita sudah mengetahui oknum yang menyebarkan isu tersebut, berinisial SY yang sangat gencar menyebarkan isu di daerah Martapura,” tambah  Zairullah.

Ditambahkan pula, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan di Tanah Bumbu, Zairullah mengungkapkan akan meminta tambahan personil keamanan dari Polda Kalsel dan Korem 101 Antasari. Adapun salah seorang dari pihak Dewan Paroki Tanah Bumbu mengungkapkan terima kasihnya kepada Bupati Tanah Bumbu yang telah memberikan bantuannya meski cuma sebatas memberi ijin pembangunan gereja.

Pada konperensi pers yang digelar di restoran D’Cost Banjarmasin, Senin (22/3), Romo Sabbas Sudiyono, CM dari Paroki Tanah Bumbu mengungkapkan gereja Katholik tidak berpolitik. Ini diungkapkannya terkait beberapa isu tak sedap terkait keberadaan gereja Katholik Vincentius A Paulo di Batulicin.
Konperensi pers yang diliput belasan wartawan itu juga dihadiri Zairullah Azhar selaku Cagub Kalsel yang merupakan juga Bupati Tanah Bumbu. “Jangankan terima dana dari gereja Katholik, saya malah baru dengar,” ungkap Romo Sabbas menjawab pertanyaan dari para wartawan terkait aliran dana dari Vatikan.
Hal tersebut menepis isu adanya aliran dana dari Vatikan sebagai konpensasi atas ijin pembangunan gereja, dimana dana konpensasi itu digunakan Zairullah Azhar untuk keperluan dirinya maju sebagai Cagub Kalsel.

Cagub Kalsel, Zairullah Azhar akan tuntut pihak-pihak yang telah menyebar fitnah terkait dirinya yang diisukan menerima dana bantuan sebesar Rp. 500 milyar dari Vatikan. Sambil memperlihatkan selebaran bergambar gereja Katholik Batulicin di hadapan belasan wartawan di Banjarmasin.
Zairullah yang didampingi para Penasehat Hukumnya, mengungkapkan akan menuntut secara hukum pihak yang ia katakan dapat memecah belah persatuan antar umat beragama itu. “Kami sudah mengetahui pihak-pihak yang menyebar isu tersebut,” ujar Zairullah.
Bupati Tanah Bumbu itu diisukan membangun mesjid raya di kawasan Gunung Tinggi, Istana Anak Yatim berikut biaya pengelolaannya, serta pelaksanaan majelis zikir, didanai oleh pihak Gereja Katholik di Vatikan.
Terkait isu itu, Romo Sabbas Sudiyono, CM dari Dewan Paroki Katholik Tanah Bumbu mengatakan, “kok malah bukan kami yang diberi dana, malah justru pihak yang tak memiliki kaitan.”
Ditambahkan Zairullah, merebak isu ada pihak yang akan melakukan penyerangan dan perusakan terhadap gereja dan mesjid yang diisukan telah didanai oleh Vatikan itu, ia akan meminta bantuan tambahan personil pengamanan.

Iklan
By borneOrigin Posted in GENERAL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s