YESUS KHOTBAH DI CAPERNAUM.


Kaum literati hari itu melantunkan Mazmur David, dimana David berkata : “Jika aku memperoleh kesempatan, aku akan menghukum secara adil.” Kemudian setelah pembacaan sabda-sabda para nabi, Yesus bangkit berdiri dan membuat isyarat diam dengan kedua tangannya dan mulai berkhotbah :
“Saudaraku, kalian telah mendengar ujaran nabi David, leluhur kita, bahwa bila dia beroleh kesempatan, dia akan memutuskan perkara hukum dengan adil. Aku mengatakan yang sebenarnya bahwa banyak hakim, dalam putusan yang mereka buat karena tidak ada alasan lain selain mereka memvonis yang tidak memuaskan bagi mereka yang sedang berperkara, sedangkan putusan vonis yang memuaskan diterapkan pada yang bukan tempatnya. Oleh karena itu, Tuhan dari para leluhur kita menyeru kita melalui nabi David, yang berkata : “Bersikaplah adil dalam memvonis, O anak-anak manusia.” Oleh karena itu, adalah sangat memprihatinkan, mereka yang berada di sudut-sudut jalan, tidak melakukan apa-apa selain memvonis semua orang yang lewat sambil mengatakan : “Orang itu adil, yang ini jelek, yang itu baik, yang ini buruk.” Celakalah mereka, karena mereka mengambil alih tongkat komando vonis dari tangan Tuhan yang telah berfirman : “Aku adalah Saksi dan Hakim, dan kemuliaan-Ku tidak Aku berikan kepada siapapun.”

Aku mengatakan yang sebenarnya kepadamu, kesaksian dari apa yang tidak mereka lihat dan tidak juga mereka dengar, dan memvonis tanpa landasan hukum yang benar, oleh karena itu, mereka adalah orang-orang yang menjijikkan di muka bumi ini di hadapan Tuhan, dimana akan diberlakukan kepada mereka vonis pengadilan yang mengerikan di akhirat kelak. Celakalah engkau, celakalah engkau yang menyatakan kejahatan sebagai baik dan menyebut kebaikan sebagai kejahatan, karena engkau berarti memvonis Tuhan sebagai penjahat yang merupakan Pencipta kebaikan dan mengadili setan sebagai baik padahal dia-lah (setan) sumber segala kejahatan.

Renungkanlah, hukuman apa yang akan engkau peroleh dan adalah sangat mengerikan untuk mengalami hukuman Tuhan, yang ditimpakan kepada mereka yang memvonis kejahatan berdasarkan uang dan tidak mengadili atas dasar pembelaan terhadap anak-anak yatim dan janda-janda.

Aku mengatakan yang sebenarnya kepadamu bahwa setan-setan akan gentar untuk mengalami hukuman yang seperti ini, sangat mengerikan jika itu terjadi. Engkau yang diangkat sebagai hakim, jangan memperdulikan faktor-faktor lain : kerabat, sahabat, prestise, dan keuntungan materi, tapi takutlah hanya kepada Allah dalam melangkah menuju kebenaran, dimana engkau akan berusaha dengan ketekunan yang luar biasa, karena hal ini akan membuatmu aman dalam putusan Tuhan. Tapi aku memperingatkanmu bahwa Dia akan memvonis tanpa belas kasihan kepada siapa saja yang memvonis tanpa belas kasih.”

(Disadur dari Gospel of Barnabas, Injil yang membenarkan kerasulan Muhammad)

Iklan
By borneOrigin Posted in GENERAL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s