AGAMA SUKU (ORANG) BANJAR.


Subhanallah, Yang telah menciptakan Taurat, Injil dan Qur’an bagi orang-orang yang berfikir.

Orang atau suku Banjar merupakan sebutan bagi etnis yang mayoritas menghuni wilayah Propinsi Kalimantan Selatan dan sekitarnya.
Etnis ini menurut sejarahnya merupakan mereka yang pada awalnya menjadi penghuni kota pelabuhan dagang (Bandar) yang kala itu bernama Bandarmasih.
Lama kelamaan selama kurun waktu selama hampir 2 abad kemudian nama Bandarmasih berubah menjadi Banjarmasin. Penduduk yang dulunya mendapat sebutan orang Bandar, berubah pula menjadi orang Banjar.

Orang Banjar inilah cikal bakal untuk menyebut etnis yang menghuni wilayah Propinsi Kalimantan Selatan yang kebanyakan menggunakan bahasa pengantar bahasa Banjar yang mirip dengan bahasa Melayu.
Bahasa yang dipergunakan Orang Banjar, saat ini diketahui terbagi menjadi 2 aksen ; Banjar Hulu dan Banjar Kuala.

Kehidupan Orang Banjar di hampir semua daerah di Kalimantan Selatan, bersikap religius, dalam pengertian segala aktivitas dan sikap hidup mereka mengacu kepada ajaran agama Islam.
Agama Islam dalam perikehidupan Orang Banjar, memang tidak dapat dipisahkan, adat istiadat pun mengacu dan berlandaskan keislaman.
Karena mana, yang mendapat predikat sebagai Orang Banjar itu sendiri identik dengan sesorang yang beragama Islam. Sehingga tak pelak lagi jika ketemu seseorang yang mengaku Orang Banjar, maka tak perlu lagi menanyakan agamanya, sudah dapat dipastikan beragama Islam.

Orang Banjar yang beragama bukan Islam merupakan hal yang aneh di telinga, dapat dikatakan tidak ada.
Seseorang yang berasal dari etnis Dayak yang telah beragama Islam, biasanya tidak ingin lagi disebut sebagai Orang Dayak, tapi lebih menyukai disebut Orang Banjar. Di kalangan Orang Banjar sendiri, yang disebut Orang Dayak itu merupakan seseorang dari etnis tersebut yang belum memeluk agama Islam, apakah ia masih beragama Kaharingan (agama asli), ataupun beragama selain Islam.

Orang Banjar memang tergolong khas, karena sebenarnya etnis ini merupakan campuran berbagai etnis yang datang ke pulau Kalimantan, berasimilasi dengan penduduk asli setempat, yang kemudian memunculkan etnis baru. Sedangkan seperti diketahui, penduduk asli pulau Kalimantan sendiri adalah Kutai dan Dayak.

Orang Banjar saat ini merupakan mereka yang sudah dengan cepat beradaptasi dengan berbagai kemajuan, termasuk berbahasa. Bahasa pengantar yang digunakan saat ini, Bahasa Banjar, setiap saat selalu menyerap kata-kata baru dari berbagai bahasa yang dipergunakan di Indonesia. Sehingga kini agak sulit menemukan orang yang bertutur dalam Bahasa Banjar asli.

Semoga ulasan ini menjadi bermanfaat, meski saya rasakan banyak kekurangan yang perlu ditambahkan oleh mereka yang betul-betul ahlinya.

Iklan
By borneOrigin Posted in NEWS

One comment on “AGAMA SUKU (ORANG) BANJAR.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s