ISLAM DAN PLURALISME.


Subhanallah, yang telah menciptakan al qur’an sebagai petunjuk bagi yang berfikir.

Jika membicarakan islam, maka akan banyak hal yang perlu kita ketahui dan pelajari. Ini tak akan jauh berbeda dengan agama lain.
Pada awalnya islam cuma dikenal sebagai agama yang diajarkan Nabi Muhammad, diikuti oleh para kerabat dekat dan sahabat Beliau. Pada perkembangan selanjutnya seiring bertambah banyaknya pemeluk islam dari berbagai bangsa dan etnis, islam mulai terkotak-kotak oleh berbagai kepentingan, termasuk kepentingan kekuasaan dan politik.

Mengenal islam, semakin jauh, maka akan semakin banyak yang mesti dipelajari. Tak kurang ratusan aliran atau sekte yang masing-masing memiliki perbedaan dalam mengimplementasikan ajaran islam.
Disamping itu tradisi serta adat istiadat suatu bangsa maupun etnis ikut ambil bagian dalam berbagai ritual keagamaan serta sudut pandang ajaran islam.

Banyak hal-hal yang semestinya tak dilakukan oleh seorang penganut Muslim, namun dianggap sebagai bagian dari praktik keagamaan.

Di indonesia masing-masing etnis memiliki ciri tertentu pula dalam melaksanakan ajaran islam. Berbagai adat istiadat dan tradisi suatu etnis pun masuk dan dianggap merupakan bagian yang teramat sulit dipisahkan dari ritual keagamaan. Apalagi adanya semacam jargon ‘tiap aktivitas yang diniatkan karena Allah merupakan suatu ibadah’, maka semakin sulit memisahkan ajaran islam yang murni dengan yang telah dimodifikasi.

Ada beberapa tradisi yang sulit dihilangkan untuk tujuan pemurnian ajaran islam ; acara maulid Nabi Muhammad. Acara yang dibarengi ritual keagamaan ini dimaksudkan sebagai peringatan kelahiran Nabi Muhammad. Sepintas mirip dengan perayaan Natal pada umat nasrani ; perbedaan istilah, antara maulid dan natal yang artinya sama-sama kelahiran.
Sejarah islam tak ada mencatat kegiatan semacam ini dikerjakan oleh para pengikut islam di era para sahabat, thabi’in dan tha’it thabi’in. Padahal di era inilah dimana ajaran islam dilaksanakan sesuai tuntunan Nabi penerima wahyu Allah.

Karena ajaran islam dianggap juga sebagai tuntunan hidup untuk semua aspek, maka tiap aktivitas yang ditujukan dan dianggap dapat mendatangkan kebaikan, tak pelak lagi dikaitkan dan dianggap pula sebagai anjuran agama. Beberapa hal yang disebutkan disini merupakan tradisi atau adat istiadat yang sebenarnya tak pernah dilakukan oleh para penganut islam awal ;
-peringatan isra dan mi’raj.
-tahlilan hari pertama, kedua, ketiga, ketujuh, ke 25, ke 40, ke 100 hari pasca kematian, yang disertai acara perjamuan makanan.
-acara tujuh bulanan untuk wanita hamil.
-membakar dupa atau kemenyan di tiap malam jum’at disertai membaca surat yaasin.
-pembacaan maulid al habsyi, manaqiban, dan kitab barjanzi.
-dan berbagai kegiatan terkait pengobatan orang sakit, serta pasca wanita melahirkan.

Bahkan banyak pula yang memiliki anggapan, meminta bantuan ‘orang pintar’ untuk meraih atau mencapai tujuan tertentu sebagai melaksanakan ‘syariat’.

Pluralisme dalam mengaplikasikan dan mengimplementasikan ajaran islam oleh para penganutnya, tak dapat dipungkiri masih banyak dipengaruhi oleh ajaran diluar islam ; animisme, dinamisme, phanteisme, dan agama lain. Sehingga dapat dikatakan tak ada sunni yang murni, atau syi’ah tulen, yang ada yaitu susi atau suni syi’ah. Begitupun terhadap aliran islam lainnya seperti wahabi, juga mu’tazilah.

Iklan
By borneOrigin Posted in GENERAL

2 comments on “ISLAM DAN PLURALISME.

  1. islam murni gak murni kayak apa sih. harus di ingat dan memang bukti nyata, apa yang anda utarakan di atas itu bagian dari cabang /alat islam itu sendiri untuk merayap dan berkembang gak bisa di pungkiri.hampir 80% islam diterima orang karena bisa beradaptasi dengan kondisi apapun.justru itu salah satu kelebihan islam.justru faham yang sok ngaku murni itu yang gak punya kuku ntuk merayap ke berbagai belahan dunia,ujung ujungnya frustasi lalu ngeBOM

  2. anda sbnarnya tidak phm akn Islm.ap stiap yg tk dlkukn d zmn rasul dn shabt adlh bid’ah dn tdk blh dlkukn?bnyk dlil yg mngindikasikn hl ini.bnyk bljar,bkn mngkrtik seakn2 sdara plg bnar.cb bca lg hdts2 rasul tdk dg tekstual sj.phami islm dr dasa bkn dr klitny.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s