KEMANAKAH PERGINYA YESUS ? (Bagian Ketiga)


Sambungan……

Jesus2 Pada masa sekitar 10 tahun itu pasukan Roma melakukan pembunuhan massal pada setiap tempat dikuasainya, sehingga bangsa Yahudi itu bertaburan keluar Palestina, yang didalam sejarah dikenal dengan “Great Diaspora”, menyebar secara besar-besaran tanpa tanah air lagi.
Jemaat Essaei sebelum kebinasaan masih sempat menyembunyikan naskah-naskah perpustakaan milik mereka ; tentunya dengan harapan, demikian Pere de Vaux, akan diambil kembali jika suasana sudah aman dan tenteram kembali ; tapi ternyata mereka binasa semuanya.

Diantara biara besar pada dataran tinggi di tepi Laut Mati itu, tampak bertebaran lebih dari seribu kuburan. Pere de Vaux dan stafnya melakukan penggalian. Setiap jenazah dimakamkan dalam posisi telentang dengan arah kepala menuju ke selatan, tanpa perhiasan-perhiasan dijumpai didalamnya seperti biasanya kuburan-kuburan tua. Diantara seluruh kuburan yang digali itu “maka cuma satu jenazah saja punya keistimewaan yakni memakai keranda”. Dan diantara seluruh jenazah itu “terdapat jenazah seorang wanita”. (But a careful examination shows that one of the skeletons is certainly a woman’s). Penemuan itu amat mengejutkan karena berlawanan sekali dengan keterangan Pliny the Elder. Ia mengungkapkan dengan kalimat : “Pliny, it will be remebered, say specifically of this community that they did not admit women ; but in this case, his information may have been out of date or inacurate”, bermakna : “Pliny, seperti diketahui, mengatakan secara khusus sekali bahwa jemaat ini tidak pernah mengijinkan wanita ; tetapi, didalam kasus sekarang ini, ternyata informasinya itu basi ataupun kurang teliti”.
Jesus3 Hanya saja Pere de Vaux beserta para sarjana Bible lainnya hingga kini tak pernah berusaha memecahkan teka-teki, yakni siapakah jenazah yang diistimewakan pakai keranda itu ? Dan siapakah wanita yang diijinkan berdiam dan kemudian dikebumikan pada pandam pekuburan jemaat Essaei itu ?

Teka-teki sejarah itu belum ada yang menjawabnya sampai kini. Namun fakta sejarah itu bila dihubungkan dengan ayat Al-Qur’an surah Al-Mu’minun 23 : 51 seperti dikutip terdahulu, maka akan ditemukan jawabnya yaitu : jenazah Yesus (Isa) dan ibundanya.

Oleh karena kedua jenazah itu sempat dikebumikan menurut semestinya oleh pihak jemaat Essaei itu, hal itu membuktikan bahwa Yesus dan ibunya wafat sebelum pemberontakan total bangsa Yahudi di Palestina terhadap kekuasaan Roma pada tahun 65 Masehi. Hal inipun membuktikan bahwa Yesus tak berumur lanjut setelah peristiwa penangkapannya pada malam Jum’at didalam masa perayaan Paskah masyarakat Yahudi di kota suci Yerussalem.
(Dari berbagai sumber)

Iklan
By borneOrigin Posted in NEWS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s