KEDUDUKAN NEGARA DALAM ISLAM. (Bagian Keempat)


7. Karakter dan Tujuan Negara.
Para ahli fiqih muslim menamakan negara Islam dengan “Darul Islam”. Ia mengandung makna yang dikandung oleh kata “negara” dalam istilah hukum modern dan ini jelas dalam definisi-definisi yang mereka ajukan untuk darul Islam.
Walaupun tiap definisi menonjolkan sebagian unsur-unsur negara dan melupakan unsur selebihnya, tetapi apa yang ditonjolkan itu menunjukkan apa yang terlupakan. Diantara definisi mereka adalah bahwa “darul Islam merupakan nama bagi tempat yang berada di tangan kaum muslimin”. Definisi ini menonjolkan unsur kekuasaan dan unsur tempat dan memendam unsur-unsur negara lainnya, seperti unsur penduduk dan unsur peraturan, karena kewajiban kaum muslimin jika mereka menetapkan hukum adalah melaksanakan undang-undang Islam.

Sebagian ahli fiqih memberi definisi “darul Islam ialah yang tampak didalamnya syiar Islam dan kekuatan kaum muslimin”. Definisi ini menonjolkan peraturan negara dan kekuasaannya dan memendam unsur negara yang lain seperti penduduk dan tempat. Sebagai catatan, unsur penduduk tidaklah disyaratkan harus seluruh warga negaranya kaum muslimin, tetapi kadang-kadang ada diantaranya yang bukan muslim. Oleh karena itu para ahli fiqih menegaskan bahwa “Al-Dzimmi – penduduk buka muslim – sebagian dari penduduk negara Islam”. Bahkan tidak disyaratkan harus ada diantara penduduk itu kaum muslimin, karena syarat berdirinya negara Islam ialah adanya penguasa Muslim yang melaksanakan peraturan Islam. Dalam hal ini Imam Al-Rafi’i berkata : “Adanya kaum muslimin bukanlah merupakan syarat negara Islam, tetapi cukuplah negara itu berada di tangan Kepala Negara Islam”.

Negara menurut Islam merupakan negara rasional yang ditegakkan di atas sendi akidah Islam dan hukum serta peraturan yang ditumbuhkannya. Jadi ia bukanlah negara kedaerahan yang dibatasi oleh suku, jenis atau ras, namun ia adalah negara rasional yang terbentang hingga batas yang dapat dicapai oleh akidahnya. Oleh sebab itu tidak ada tempat bagi keistimewaan berdasarkan warana kulit, jenis atau daerah. Karakter negara ini memungkinkannya menjadi negara dunia yang mencakup berbagai ras dan bangsa, karena dengan kemampuannya, manusia dapat memeluk akidah negara ini – Islam – sehingga dia berada dalam lindungannya, dalam tanggungan akidah serta peraturannya.

Jika orang menolak untuk menganut Islam, maka ia bisa hidup dalam naungan peraturan perundang-undangannya, berada dalam lindungan dan tanggungan kepribadiannya. Dan dia tetap dalam keyakinanya tanpa sesuatu kesulitan dari negara.

Tujuan-tujuan negara ini ditarik dari karakternya. Selama ia merupakan negara rasional yang didirikan atas dasar Islam, maka secara alami, tujuan-tujuannya adalah tujuan-tujuan Islam itu sendiri. Tujuan-tujuannya tidak berhenti pada batas menyebarkan keamanan dan ketenangan kepada setiap individu, menjaga kehidupan mereka dan mengusir musuh dari luar, tetapi tujuannya membentang hingga pelaksanaan hukum-hukum Islam dalam semua urusan negara dan membawa dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Di atas pundaknya, memungkinkan semua individu untuk beribadat kepada Tuhan dan hidup sesuai dengan akidah Islam dan cara-cara yang telah ditetapkannya, serta menanggulangi berbagai kesulitan yang menghalangi tercapainya hal tersebut, menghilangkan setiap pemikiran, peraturan kemasyarakatan dan perekonomian yang bertentangan dengan Islam. Allah berfirman : “Orang-orang yang jika kami lapangkan mereka di bumi, mereka mengerjakan shalat, mengeluarkan zakat, menyuruh berbuat baik serta mencegah dari kemunkaran. Kepada Allah setiap urusan kembali.” (Al-Hajj ayat 40)

Mengerjakan shalat menunjukkan kepada kelapangan seseorang dalam beribadah kepada Allah. Dan menyuruh berbuat baik serta mencegah kemunkaran, merupakan petunjuk kelapangan individu untuk hidup sesuai dengan cara-cara Islam dan melaksanakan semua hukum-hukumnya dalam segala urusan kenegaraan.

Inilah tujuan-tujuan negara menurut Islam, yaitu bahwa seluruhnya kembali kepada memelihara kepentingan individu, baik di masa kini maupun mendatang.

Iklan
By borneOrigin Posted in NEWS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s